• Home
  • Organisasi
  • Anggota
  • Forum PPI Delft
  • Tentang Delft
  • FAQ
PPI Delft
Perhimpunan Pelajar Indonesia Delft
  • Categories

    • Aktifitas PPI (45)
    • Artikel (12)
    • Event (19)
    • Informasi (76)
    • Jalan-jalan Yuk (4)
    • KOPI Delft (34)
    • Mak Nyuss (2)
    • Resep Nenek (6)
    • Secangkir Kopi (3)
    • Umum (22)
    • Uncategorized (6)
  • Archives

    • November 2011
    • October 2011
    • September 2011
    • August 2011
    • December 2010
    • November 2010
    • October 2010
    • September 2010
    • March 2010
    • December 2009
    • November 2009
    • October 2009
    • September 2009
    • August 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
    • December 2008
    • November 2008
    • October 2008
    • September 2008
    • August 2008
    • July 2008
    • March 2008
    • February 2008
    • December 2007
    • November 2007
    • October 2007
    • September 2007
    • August 2007
    • July 2007
    • April 2007
  • Links

    • Log in
    • PPI Maastricht
    • PPI Den Haag
    • PPI Amsterdam
    • PPI Wageningen
    • PPI Groningen
    • PPI Belanda
    • Jadwal Transportasi Pesawat (Schiphol)
    • Simulasi Mesin Tiket Kereta
    • Panduan perjalanan di Belanda (www.9292ov.nl)
    • Transportasi Kereta NS (www.ns.nl)
    • Website TU Delft
    • Perpustakaan TU Delft
    • Website Unesco-IHE
    • InHolland Delft
    • Kota Delft
    • NESO
    • KBRI Belanda
    • Nuffic
    • PPI Eindhoven

  • Designed by:
    Wordpress themes

Nov 11

Lumpia Semarang di Xotus & Fat kee

Mak Nyuss Add comments

oleh: Marwan Wirianto

Lumpia Semarang ( Xotus)

Siapa sih yang tidak kenal Lunpia (Lumpia). Yup, makanan khas Semarang ini, memang asik disantap pas cuaca dingin ditemani dengan secangkir kopi atau teh di sore hari. Kalau kita ada di tanah air, tentu tidak akan sulit untuk memperolehnya. Namun bagaimana kalau kita sedang ada di Delft.

Kalau memang bisa membuatnya, tentu akan menyenangkan. Tapi kita juga bisa dengan membelinya. Tertarik mencoba? Satu tempat yang saya tahu menjual lunpia ini, ada di sekitas Xotus. Dengan harga 1,5 euro untuk satu potong, kita sudah bisa mengobati kekangenan lunpia tanah air. Enak dan gurih, kesan pertama saya yang muncul ketika mencobanya lengkap dengan sambal gula. Potongan rebung, wortel dan daging cincangnya begitu terasa di lidah. Tidak seperti lunpia semarang biasanya, kita dapat memilih 2 buah saus sebagai temannya. Ada saus semacam sambal bangkok dan ada juga sambal gula ala rujak. Saya memilih sambal gula karena tampak luarnya mirip dengan sambal rujak. Namun saya agak sedikit kecewa ketika ternyata sambal ini tidak sepedas sambal rujak dugaan saya.

Kios ini buka di bagian belakang Xotus. Namun kadang juga di hari sabtu, mereka memiliki kios kecil tepat di pintu masuk Xotus. Selain lunpia, kita juga bisa mendapatkan macam-macam makanan khas Indonesia lainnya seperti cendol dan sate ayam. Ada satu hal yang membuat saya suka jajan di sana kalau sedang belanja di Xotus adalah ternyata penjualnya juga orang Indonesia. Hehehe.

Selamat mencoba.

Restaurant Fat kee ( Den haag)

Alamat :
Gedempte gracht 23. 2512 AK Den haag
Dibelakang gedung Bijenkorf  Den haag

Deskripsi:

Fat kee adalah salah satu restaurant cina terpopuler di regio Den haag. Restaurant ini sangat beken pula bagi pelajar Indonesia. Fat kee menawarkan variasi menu menu ala Chinese seperti chop coi, fu yung hai dan puluhan menu lainnya. Untuk masalah rasa, bolehlah Fat kee dicoba, cukup pas bagi lidah Indonesia yang diyan spicy – hot dan gurih. Kami merekomendasikan ayam goreng kering pedas ( Kip krokant ) untuk dicoba bagi teman – teman yang baru pertama kali mencoba masakan di kedai makan ini

Harga:
Harga cukup terjangkau bagi kantong pelajar. 8 euro per orang, sudah cukup kenyang.

Selamat mencoba

Leave a Reply

Powered by WordPress .::. Designed by SiteGround Web Hosting .::. Customized by Divisi Website PPI Delft

cssandhtml