• Home
  • Organisasi
  • Tentang Delft
  • FAQ
PPI Delft
Perhimpunan Pelajar Indonesia Delft
  • Categories

    • Aktifitas PPI (42)
    • Artikel (11)
    • Event (11)
    • Informasi (69)
    • Jalan-jalan Yuk (4)
    • KOPI Delft (27)
    • Mak Nyuss (2)
    • Resep Nenek (5)
    • Secangkir Kopi (3)
    • Umum (20)
    • Uncategorized (3)
  • Archives

    • March 2010
    • December 2009
    • November 2009
    • October 2009
    • September 2009
    • August 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
    • December 2008
    • November 2008
    • October 2008
    • September 2008
    • August 2008
    • July 2008
    • March 2008
    • February 2008
    • December 2007
    • November 2007
    • October 2007
    • September 2007
    • August 2007
    • July 2007
    • April 2007
  • Links

    • Log in
    • PPI Maastricht
    • PPI Den Haag
    • PPI Amsterdam
    • PPI Wageningen
    • PPI Groningen
    • PPI Belanda
    • Jadwal Transportasi Pesawat (Schiphol)
    • Simulasi Mesin Tiket Kereta
    • Panduan perjalanan di Belanda (www.9292ov.nl)
    • Transportasi Kereta NS (www.ns.nl)
    • Website TU Delft
    • Perpustakaan TU Delft
    • Website Unesco-IHE
    • InHolland Delft
    • Kota Delft
    • NESO
    • KBRI Belanda
    • Nuffic
    • ISSM 2008

  • Designed by:
    Wordpress themes

Nov 12

Matematika itu Menyenangkan

Artikel Add comments

oleh: Marwan Wirianto

Kadang-kadang matematika menjadi begitu membosankan. Penuh dengan rumus-rumus. Simbol-simbol dan sebagainya. Untuk kali ini, kita mencoba membuat matematika itu sangat menyenangkan dengan permainan-permainan.

Permainan pertama. Permainan ini dilakukan untuk 2 orang atau 2 kelompok. Mula-mula kita menyiapkan sejumlah ganjil batang korek api misalnya 7 atau 9 batang korek api. Kemudian kedua kelompok itu menentukan siapa yang mendapatkan kesempatan pertama. Peraturan dalam permainan ini adalah setiap kelompok hanya diijinkan mengambil 1 atau 2 batang korek api dan dilakukan secara bergantian. Pemenang dari permainan ini ditentukan oleh kelompok yang mengumpulkan sejumlah ganjil batang korek api. Untuk lebih jelas perhatikan contoh berikut ini. Misalkan Andi dan Budi akan bertanding dengan korek api yang ada sebanyak 7 buah. Andi (kebetulan menjadi yang pertama) mula mula mengambil 2 batang korek api dari 7 batang mula-mula sehingga sekarang tersisa 5 batang. Kesempatan berikutnya diberikan kepada Budi. Misalkan Budi mengambil 2 batang korek sehingga sekarang tersisa 3 batang. Misalkan Andi mengambil 2 batang dan 1 batang terakhir diambil oleb Budi. Sehingga dengan demikian sekarang Andi memiliki 4 batang sedangkan Budi memiliki 3 batang. Akibatnya Budi dinyatakan sebagai pemenang karena Budi memiliki jumlah korek api ganjil. Jumlah korek api mula-mula tidak harus 7 atau 9 batang, bisa saja dimulai dengan 13 atau 15, tetapi yang terpenting adalah jumlahnya harus ganjil (mengapa?). Dalam permainan ini, secara tidak langsung kita belajar matematika tentang Teori Pemainan (Game Theory). Jadi matematika itu tidak harus selalu rumus-rumus kan !

Leave a Reply

Powered by WordPress .::. Designed by SiteGround Web Hosting .::. Customized by Divisi Website PPI Delft

cssandhtml