• Home
  • Organisasi
  • Tentang Delft
  • FAQ
PPI Delft
Perhimpunan Pelajar Indonesia Delft
  • Categories

    • Aktifitas PPI (42)
    • Artikel (11)
    • Event (11)
    • Informasi (69)
    • Jalan-jalan Yuk (4)
    • KOPI Delft (27)
    • Mak Nyuss (2)
    • Resep Nenek (5)
    • Secangkir Kopi (3)
    • Umum (20)
    • Uncategorized (3)
  • Archives

    • March 2010
    • December 2009
    • November 2009
    • October 2009
    • September 2009
    • August 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
    • December 2008
    • November 2008
    • October 2008
    • September 2008
    • August 2008
    • July 2008
    • March 2008
    • February 2008
    • December 2007
    • November 2007
    • October 2007
    • September 2007
    • August 2007
    • July 2007
    • April 2007
  • Links

    • Log in
    • PPI Maastricht
    • PPI Den Haag
    • PPI Amsterdam
    • PPI Wageningen
    • PPI Groningen
    • PPI Belanda
    • Jadwal Transportasi Pesawat (Schiphol)
    • Simulasi Mesin Tiket Kereta
    • Panduan perjalanan di Belanda (www.9292ov.nl)
    • Transportasi Kereta NS (www.ns.nl)
    • Website TU Delft
    • Perpustakaan TU Delft
    • Website Unesco-IHE
    • InHolland Delft
    • Kota Delft
    • NESO
    • KBRI Belanda
    • Nuffic
    • ISSM 2008

  • Designed by:
    Wordpress themes

Sep 16

Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia di Luar Negeri

Event, Informasi Add comments

oleh: Divisi Humas

Press Release

Perhimpunan Pelajar Indonesia Belanda akan Selenggarakan Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia

  • Tonggak Kebangkitan Peran Pemuda Pelajar Indonesia untuk Mendukung Pembangunan Nasional Berwawaskan Kebangsaan

Den Haag, 17 September 2008 – Untuk memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional, 100 Tahun Gerakan Pelajar Indonesia di luar negeri dan 80 tahun Sumpah Pemuda, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda bekerjasama dengan KBRI serta didukung oleh segenap pelajar Indonesia di Belanda akan menyelengarakan Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia di Luar Negeri di Den Haag pada tanggal 25 – 26 Oktober 2008. Konferensi ini mengangkat tema:

“Revitalisasi Semangat Kebangsaan Pemuda dan Pelajar Indonesia: Menggagas Kebijakan Pendidikan yang Berperspektif Kebangsaan”

Konferensi ini diselenggarakan karena melihat bahwa permasalahan utama bangsa yang kompleks membutuhkan solusi alternatif dari pemikiran para pelajar dan pemuda yang mempunyai perspektif tersendiri, yaitu masalah kurangnya kesempatan pendidikan bagi anak bangsa, berkurangnya tingkat ketahanan pangan bangsa, kurangnya kesempatan pengembangan riset dan teknologi untuk kesejahteraan rakyat, kurangnya pemahaman kehidupan berbangsa yang adil dan sejahtera untuk semua rakyat Indonesia tanpa terkecuali dengan masih banyaknya kekerasan terjadi dan kurangnya penegakan hukum disegala sektor, masih adanya pembangunan infrastruktur yang belum terintegrasi menyeluruh dan memeratakan kesejahteraan rakyat dan belum adanya upaya pendokumentasian terintegrasi hasil riset dan penelitian para pelajar Indonesia di seluruh dunia yang berkontribusi positif dalam upaya pembangunan nasional yang memeratakan kesejahteraan rakyat. Hal ini penting karena ide dan solusi dari para pemuda dan pelajar Indonesia di luar negeri dibutuhkan sebagai sumbangsih nyata berupa transfer pengetahuan, ide dan pemikiran yang baru, inovatif, kekinian dan menyentuh akar permasalahan dalam perspektif kebangsaan dan sudut pandang pemuda dan pelajar di luar negeri yang penuh semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Konferensi ini bertujuan untuk mengintegrasikan semangat kebangsaan (nasionalisme) sebagai jati diri bangsa serta membangkitkan kembali peranan pemuda dan pelajar Indonesia di luar negeri sebagai salah satu bagian dari pembangunan bangsa dan negara Indonesia - dimana di era globalisasi ini, semakin banyak pemuda dan pelajar Indonesia yang berdomisili di luar negeri, baik untuk bekerja maupun untuk menuntut ilmu.

Mengambil pelajaran dari rangkaian sejarah, pelajar dan pemuda Indonesia tersebut dapat berperan sangat aktif dalam gerakan nasionalisme. Melalui Gerakan Nasionalisme Pemuda dan Pelajar Indonesia di luar negeri, diharapkan para warganegara Indonesia yang tinggal dan beraktivitas di berbagai negara dapat menyumbangkan pemikiran, alih teknologi dan pengetahuan, dan bahkan aliran dana (investasi) dari luar negeri, yang sangat kesemuanya bermanfaat untuk mendukung pembangunan tanah-air Indonesia. Bertepatan dengan peringatan momen-momen bersejarah tersebut, PPI merasa perlu untuk menyelenggarakan Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia untuk mengaji-ulang relevansi nasionalisme sebagai kekuatan pembangunan bangsa serta peran pemuda pelajar Indonesia di era milenium.

“Selain mengangkat isu nasionalisme, konferensi ini juga akan mengangkat isu pendidikan yang merupakan topik yang keberadaannya sangat dekat dengan pelajar dan pemuda. Dengan mengangkat isu tersebut, diharapkan sumbangsih dari kegiatan ini mampu menghasilkan masukan yang berguna sebagai pegangan bagi pemuda dan pelajar untuk dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan Indonesia yang berwawasan kebangsaan,” ujar Christian Santoso, Ketua Panitia Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia di Luar Negeri. Dalam pertemuan antara panitia penyelenggara konferensi dengan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, JE. Habibie menegaskan bahwa inilah saatnya para pemuda dan pelajar yang sedang bertugas dan belajar di luar negeri bisa berperan aktif dalam upaya pembangunan bangsa dan negara Indonesia dan memberikan sumbangsih berupa masukan dan ide kepada pemerintah sesuai kapasitas sebagai pemuda dan pelajar. Untuk itu Kedutaan Besar RI untuk Kerajaan Belanda memberikan dukungan penuh atas diselenggarakannya konferensi ini.

Konferensi yang akan berlangsung selama 2 hari ini selain dihadiri oleh narasumber kehormatan, menteri kabinet RI, dan para profesional di bidangnya baik dari Indonesia maupun dari Belanda, juga akan dihadiri oleh perwakilan pemuda dan pelajar Indonesia di luar negeri dan organisasi-organisasi masyarakat Indonesia yang berada di Belanda. Konferensi ini juga akan menghasilkan 3 buah rekomendasi:

(1) Rekomendasi yang berisi rangkuman saran-tindak dari 5 topik yang dibahas oleh 5 Kelompok Kerja;

(2) Draft kertas kebijakan pembentukan Pusat Thesis Indonesia.

(3) Rekomendasi masukan rancangan kebijakan kerjasama pendidikan.

Setelah diselesaikannya konferensi ini, akan dibentuk panitia Ad Hock yang bertugas mendirikan lembaga Pusat Thesis Indonesia berikut perangkat hukumnya yang akan diprakarsai pembentukkannya oleh KBRI untuk Kerajaan Belanda, serta akan ditindak lanjutinya rekomendasi masukan rancangan kebijakan kerja sama pendidikan dengan dibuatnya Memorandum of Understanding kerjsama pemberian beasiswa belajar antara Pemerintah Indonesia diwakili oleh KBRI untuk Kerajaan Belanda dengan Pemerintah Kerajaan Belanda sebagai penyedia dana beasiswa. Panitia konferensi berharap dengan semangat kebangsaan gerakan pelajar Indonesia di luar negeri yang telah berusia 100 tahun ini akan memberikan sumbangsih nyata bagi tanah air tercinta Indonesia.

PPI Belanda adalah organisasi kesekretariatan para pelajar Indonesia di Belanda yang berbasiskan mahasiswa dan pelajar Indonesia dari seluruh kota di Negara Belanda yang didirikan untuk memberikan pendampingan kepada pelajar dan mahasiswa yang sinergis sesuai dengan kapasitasnya.

Informasi lebih lanjut tentang PPI dan Konferensi tersedia di http://english.ppibelanda.org/

http://100th.ppibelanda.org/

***

Editorial Contact:
Panitia

Christian Santoso
Mobile Phone: +31641287477
Email: christian.santoso@gmail.com

Amaltia Gunawan
Mobile Phone: +31641431485
Email: amaltiagunawan@yahoo.com

Dirayanti Bungawardhani
Mobile Phone: +31624112897
Email: breakfast_box@yahoo.com

Leave a Reply

Powered by WordPress .::. Designed by SiteGround Web Hosting .::. Customized by Divisi Website PPI Delft

cssandhtml