Kopi Delft 12 - Keterbukaan dan Keberbagian: langkah-langkah awal komunikasi dan membangun jembatan antar multi-disiplin
Informasi, KOPI Delft Add comments
ABSTRAK:
Keterbukaan dan Keberbagian: langkah-langkah awal komunikasi dan membangun jembatan antar multi-disiplin
Dedy H.B. Wicaksono
Dept of Biomechanical Engineering, Delft University of Technology
Disampaikan pada Kolokium PPI Delft
Jumat, 2 Oktober 2009
Di zaman sekarang saat mana perubahan berlangsung amat cepat, hampirmustahil suatu kemajuan (inovasi) yang berarti dapat dicapai hanya dengan mengandalkan kemampuan sendiri. Inovasi yang progresif seringkali muncul ketika terjadi persentuhan antara level yang berbeda dalam satu disiplin ilmu, antara disiplin ilmu yang berbeda, maupun antara ‘jenis’ ilmu yang berbeda. Persentuhan ‘jenis’ ilmu berbeda yang dimaksud di sini, misalnya antara ilmu-ilmu alam dengan ilmu-ilmu sosial, maupun dengan ilmu-ilmu humaniora. Kebutuhan akan persentuhan ini justru lebih dominan pada negara-negara yang sumber daya manusianya masih terbatas, seperti Indonesia.
Pada kesempatan kali ini, perbedaan maupun persamaan jenis-jenis ilmu ini secara filosofis tidak akan dibahas secara detail. Diskusi justru lebih difokuskan pada membangun komunikasi sebagai jembatan untuk ketiga macam persentuhan yang telah disebutkan tersebut. Mula-mula akan dibahas makna inovasi. Kemudian pentingnya komunikasi antar level, antar disiplin, dan antar ilmu sebagai katalis kreativitas untuk melahirkan inovasi yang sukses. Diskusi akan dilanjutkan pada dua syarat utama dalam komunikasi yang baik: keterbukaan (open-mindedness), dan keberbagian (sharing). Keterbukaan mengacu pada kemauan untuk mendengar, sedangkan keberbagian mengacu pada kemauan untuk berbicara dan berbagi pengetahuan maupun pengalaman.
Setelah kedua syarat ini, langkah berikutnya adalah adanya protokol ‘jabat-tangan’ (hand-shake) berupa: pertama pendefinisian tujuan yang sama (common goal) yang hendak dicapai bersama, dan kedua, adaptasi level (level adjustment/tuning) di antara kutub detail dan kutub holistik.
Beberapa contoh akan dikemukakan untuk membuktikan bahwa komunikasi antar disiplin ilmu, yang diawali dengan pencarian irisan yang sama dapat mengefisienkan proses kreativitas menuju suatu inovasi.
Diskusi akan ditutup dengan workshop kecil berlatih ‘membangun jembatan’.
| Date: |
Friday, October 2, 2009
|
| Time: |
4:00pm - 6:00pm
|
| Location: |
Snijderszaal (Gedung EWI lt.2)
|
| City/Town: |
Delft, Netherlands
|


