• Home
  • Organisasi
  • Anggota
  • Forum PPI Delft
  • Tentang Delft
  • FAQ
PPI Delft
Perhimpunan Pelajar Indonesia Delft
  • Categories

    • Aktifitas PPI (45)
    • Artikel (12)
    • Event (19)
    • Informasi (76)
    • Jalan-jalan Yuk (4)
    • KOPI Delft (34)
    • Mak Nyuss (2)
    • Resep Nenek (6)
    • Secangkir Kopi (3)
    • Umum (22)
    • Uncategorized (6)
  • Archives

    • November 2011
    • October 2011
    • September 2011
    • August 2011
    • December 2010
    • November 2010
    • October 2010
    • September 2010
    • March 2010
    • December 2009
    • November 2009
    • October 2009
    • September 2009
    • August 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
    • December 2008
    • November 2008
    • October 2008
    • September 2008
    • August 2008
    • July 2008
    • March 2008
    • February 2008
    • December 2007
    • November 2007
    • October 2007
    • September 2007
    • August 2007
    • July 2007
    • April 2007
  • Links

    • Log in
    • PPI Maastricht
    • PPI Den Haag
    • PPI Amsterdam
    • PPI Wageningen
    • PPI Groningen
    • PPI Belanda
    • Jadwal Transportasi Pesawat (Schiphol)
    • Simulasi Mesin Tiket Kereta
    • Panduan perjalanan di Belanda (www.9292ov.nl)
    • Transportasi Kereta NS (www.ns.nl)
    • Website TU Delft
    • Perpustakaan TU Delft
    • Website Unesco-IHE
    • InHolland Delft
    • Kota Delft
    • NESO
    • KBRI Belanda
    • Nuffic
    • PPI Eindhoven

  • Designed by:
    Wordpress themes

Nov 26

KOPI Delft 26 November 2010

KOPI Delft Tidak ada komentar »

Dear rekan-rekan PPI Delft,

Minggu ini kita akan menikmati lagi Kopi Delft yang akan diadakan pada
Hari Jumat, 26 November 2010
Waktu 16.00 — 18.00 CET
Lokasi Ruang B1 Gedung IHE Delft.

Pembicara Bpk Indrasurya B. Mochtar dengan topik
Theory of Logic

Ini adalah salah satu bagian dari bahan yang diajarkan (oleh pak Indrasurya) pada Program Pascasarjana di Jurusan Teknik Sipil ITS yang intinya adalah untuk mengajak semua mahasiswa pasca sarjana untuk menggunakan logika sekeras mungkin dalam mencari kebenaran. Terlebih lagi bagi mereka yang memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan S-2 dan S-3, seyogyanya semua argumentasi haruslah didasarkan pada logika yang dapat mereka buktikan dan pertahankan, bukan lagi atas dasar kepercayaan, keyakinan lain, atau menurut dasar instinct dan feeling yang tidak dapat mereka buktikan.

Tetapi, apakah kebenaran itu? Bagaimana sebetulnya cara menalarnya?

Kebenaran adalah pada kenyataannya bertingkat-tingkat, mulai dari kebenaran yang terendah, terus meningkat s/d kebenaran yang tertinggi. Tetapi setiap yang dianggap benar itu belum tentu benar. Pada kenyataanya, kebenaran itu sendiri hampir tidak pernah mutlak, yang ada umumnya hanya konsensus. Apa yang sekarang dianggap benar itu adalah yang secara konsensus sa’at itu dianggap benar, padahal belum tentu benar. Nanti akan datang kebenaran yang lebih tinggi, yang akan menggantikan kebenaran yang lama, atau akan melapisinya dengan kebenaran yang baru, dan begitu selanjutnya. (Walaupun pada kenyataannya, kebenaran yang baru itupun belum tentu dapat diterima oleh semua pihak). Contoh yang paling sederhana adalah kebenaran matematika, yang mulai dengan tingkat yang paling sederhana: ilmu berhitung ditingkat yang paling rendah, menjadi ilmu ukur, kemudian meningkat menjadi ilmu matematika yang lebih tinggi spt., calculus, advanced calculus, dst.

Cara penalaran untuk meninjau suatu kebenaran ialah dengan cara selalu berpikir sekuat logikanya, untuk mencari tingkat kebenaran yang lebih tinggi, kalau bisa. Di sini haruslah dibuka semua mata hati dan pikiran, hilangkan semua prujudice (prasangka) dan angapan lama yang tidak memiliki dasar logika. Buka semua mata hati dan pikiran terhadap semua pandangan orang lain dan ilmu pengetahuan di luar, dan dengan rendah hati (se-“humble” mungkin) memandang semua orang lain memiliki kebenaran dibalik segala pendapat mereka. Jadi manusia tidak boleh saling bertengkar, apalagi sampai berkelahi, berperang dan saling membunuh, karena merasa lebih benar dan orang lain salah. Yang ada bukanlah salah atau benar, tetapi hanya beda persepsi. Semuanya belum tentu benar, dan semuanya bisa salah. Mengapa harus bertikai?

Pada materi ini akan diberikan contoh-contohnya bagaimana kebenaran yang ada selama ini dalam pandangan masyarakat, terutama dalam pandangan beberapa
pemeluk agama, yang seringkali menolak keras untuk melakukan penalaran, walaupun kenyataanya sudah terlalu gamblang secara logika tidak masuk akal. Mereka tetap bersikeras untuk bertahan pada tingkat tertentu, tidak mau untuk melihat bagaimana kebenaran itu pada tingkat yang lebih tinggi (lebih haqiqi).

Pada contoh-contoh juga diberikan cara melihat kebenaran itu berdasarkan Teori Relativitas Einstein, dan kemudian akan diusahakan untuk dibuka bagaimana cara
memandang tentang alam-semesta itu sendiri berikut kehidupan yang ada. Pada akhirnya seorang yang berpendidikan tinggi haruslah mengupayakan sekeras mungkin
untuk selalu berlogika, tetapi dengan “open mindedness dan humbleness” untuk selalu siap belajar menerima pendapat yang baru, dan siap untuk berganti dari kebenaran yang lama (yang tingkatnya lebih rendah) menuju kebenaran yang tingkatnya lebih tinggi. Pada kenyataannya, kebenaran itu bisa datang dari mana saja, kalau seseorang mau berpikir-keras dan berlogika; dan kebenaran itu tidak dengan sendirinya menjadi benar, walaupun itu datang dari mulut seorang kyai, pastor, atau pedanda. Diperlukan cara memandang yang sangat kritis, berdasarkan segala kekuatan logika dan penalarannya, terutama sekali untuk mereka yang memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi S-2 dan S-3 (sebagai elite dari highly educated people).

Juga dengan pengelan cara ini, akan ditekankan bahwa manusia dan kemanusiaan itu sendiri adalah sesungguhnya “nothing” dibandingkan dengan kenyataan yang bisa dinalar, dan manusia itu tidak dapat benar-benar tahu apakah dunia dan alam semesta itu nyata (real) atau hanya ilusi (virtual). Jadi, selama masih hidup (atau, minimal merasa masih mengalami kehidupan di dunia) manusia tidak pernah boleh merasa congkak dan sombong atas semua yang dia capai (kedudukan, kepemilikan, keluarga, harta, kepandaian, dan lain-lain). Seorang manusia tidak boleh merasa benar sendiri, dan merasa apa yang ada berhubungan dengan dirinya adalah otomatis benar, orang lain itu salah, sehingga saling menyalahkan. Manusia hanya bisa selalu merendah hati, tapi selalu berusaha sekuat tenaga dengan akal-pikiran (logika) untuk berupaya menguak kebenaran yang lebih haqiqi. Hidup ini hanya relatip sangat singkat, and it may not be a real one. The “real life” after death is the one that really matters. So, when you think about life, please think also about the real life afterwards.

Nov 15

Salat Idul Adha 1431 H

Event Tidak ada komentar »
P  E  N  G U M U M A N

TENTANG
HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H di DELFT

Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,
Allahu Akbar wa lillahil hamd……

Assalamua’laykum warahmatullah.

Dengan hormat,

Tidak terasa sebentar lagi hari raya Idul Adha tiba. Insya Allah kita akan melaksanakan takbir dan sholat Idul Adha bersama pada:

Hari /tgl        : Selasa, 16 November 2010
Pukul           : 08:00 s/d selesai (Sholat dimulai jam 08:30)
Tempat        : s.v. Wippolder Rijksstraatweg 9 2628 GZ Delft



Setelah sholat Idul Fitri, KMD juga berencana untuk menyelenggarakan silaturrahim dan ramah tamah.
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan jazakumullah khairan.

Eid mubarak, taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim…..
Wassalamua’laykum warahmatullah.

Delft, 13 November 2010
a.n. Pengurus Keluarga Muslim Delft
YUGI SUKRIANA
Sekretaris
Nov 11

Kopi Delft – 12 November 2010

KOPI Delft Tidak ada komentar »

Dear teman-teman PPI Delft,

Setelah minggu lalu kita disuguhi kopi keuangan oleh P Adi Soesilo, maka kali ini kita akan menikmati Kopi Delft dalam masalah TRANSPORTASI yang akan disuguhkan oleh Bapak Prof. Indrasurya B. Mochtar dari Teknik Sipil ITS yang kebetulan sedang berada di Delft. Seperti biasa, acara kita diadakan pada
Hari Juma’t, 11 November 2010
Jam 16.00 – 18.00 CET
Di Gedung EWI TU Delft Ruang D (dari pintu masuk utama lurus sampai ujung, belok kanan (karena tidak bisa belok kiri), naik tangga, ruang D di sebelah kanan tangga).

Tiada kesan tanpa kehadiran anda …

Sedikit abstrak untuk minum kopi besok:

THE PROBLEMS WITH PREMATURE DETERIORATION OF HIGHWAY PAVEMENTS IN INDONESIA.
WHAT ARE THE BEST POLICIES TO OVERCOME THEM?

ABSTRACT: Premature deterioration of highway pavements has become a major concern in Indonesia, for it significantly reduced the design life of most major highways to very short period. This paper elaborates the six main causes of the premature deterioration of highway pavements, and suggests the best policies to overcome them. The best policies consist of short-term and long-term measures, which require all the combined efforts from the government and public to bring them into reality.

Nov 07

PPI Delft Juara Umum Ambassador Cup 2010

Event Tidak ada komentar »




Tim PPI Delft yang diwakili oleh Habib, Linda, Pak Hadi, Mas Albert, Mas Raymon, Mas Ari Hakim, dan Pak Iwan berhasil memperoleh juara umum di event Ambassador Cup kemarin. Prestasi ini cukup menggembirakan dan mengejutkan karena dengan keterbatasan jumlah perwakilan dari PPI Delft namun bisa memperoleh prestasi terbaik di kejuaraan tersebut. Berikut sedikit liputan Ambassador Cup oleh Dikman:

1. Medali emas Squash Putra: Mas Raymon

2. Medali Emas Tenis Lapangan (mas Adi)

3. Medali Emas Single Putri Bulutangkis (mbak Linda)

4. Medali Perak Ganda Putra Bulutangkis

5. Medali Perak Tunggal Putra Bulutangkis

6. Penyerahan Piala Bergilir Ambassador CUP 2010

7. Kontingen Delft (minus pak Hadi dan Bung Albert)

8. Ketua Kontingen Delft (mas Habib)

9. Emas Squash Putra (mas Raymond)

Ambassador Cup adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh PPI Wageningen dan didukung oleh Kedutaan Besar RI untuk Kerajaan Belanda. Event olah raga tahunan ini merupakan yang kedua kali nya diadakan di Wageningen. Cabang olah raga yang dipertandingkan adalah jenis olah raga racket seperti Tenis, Badminton, Squash dan Tenis Meja.

Dengan prestasi ini dan juga ditambah dengan prestasi tim sepakbola ceria PPI Delft di ajang piala proklamasi agustus lalu membuktikan bahwa tim olahraga dari PPI Delft mempunyai talenta yang sangat besar dan wajib diperhitungkan dalam ajang-ajang berikutnya. So sekali lagi selamat bagi tim olahraga PPI Delft.

Nov 06

Laporan M&G PPI Delft 2010

Event Tidak ada komentar »

Pada tanggal 30 Oktober yang lalu, PPI Delft telah melaksanakan salah satu event rutinnya yaitu Meet and Greet PPI Delft dengan para anggota baru tahun 2010. Di acara ini para anggota baru dan anggota lama berkenalan dan saling silahturahmi.

Selain perkenalan dan silahturahmi, disini juga para anggota baru PPI Delft juga berkesempatan untuk melakukan proses lapor diri yang sudah menjadi kewajiban jika akan memulai studi mereka di Belanda. Proses lapor diri ini dipermudah dimana para bapak dan ibu KBRI dari staf pendidikan dan konsuler datang membantu langsung ke Delft untuk melakukan proses lapor diri ini.

Mungkin itu sebagai laporan singkatnya, liputan gambar dari acaranya pun bisa dilihat dari slide show dibawah.

So selamat datang para anggota baru PPI Delft 2010, selamat belajar dan berkarya…


Created with flickr slideshow from softsea.

Powered by WordPress .::. Designed by SiteGround Web Hosting .::. Customized by Divisi Website PPI Delft

cssandhtml