• Home
  • Organisasi
  • Tentang Delft
  • FAQ
PPI Delft
Perhimpunan Pelajar Indonesia Delft
  • FAQ Subpages

    • To The Netherlands I: Pre-Departure
    • To The Netherlands III: Living in the Netherlands (1)
    • To The Netherlands II: Departure
    • To The Netherlands III: Living in The Netherlands (2)
  • Categories

    • Aktifitas PPI (42)
    • Artikel (11)
    • Event (11)
    • Informasi (69)
    • Jalan-jalan Yuk (4)
    • KOPI Delft (27)
    • Mak Nyuss (2)
    • Resep Nenek (5)
    • Secangkir Kopi (3)
    • Umum (20)
    • Uncategorized (3)
  • Archives

    • March 2010
    • December 2009
    • November 2009
    • October 2009
    • September 2009
    • August 2009
    • June 2009
    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
    • February 2009
    • January 2009
    • December 2008
    • November 2008
    • October 2008
    • September 2008
    • August 2008
    • July 2008
    • March 2008
    • February 2008
    • December 2007
    • November 2007
    • October 2007
    • September 2007
    • August 2007
    • July 2007
    • April 2007
  • Links

    • Log in
    • PPI Maastricht
    • PPI Den Haag
    • PPI Amsterdam
    • PPI Wageningen
    • PPI Groningen
    • PPI Belanda
    • Jadwal Transportasi Pesawat (Schiphol)
    • Simulasi Mesin Tiket Kereta
    • Panduan perjalanan di Belanda (www.9292ov.nl)
    • Transportasi Kereta NS (www.ns.nl)
    • Website TU Delft
    • Perpustakaan TU Delft
    • Website Unesco-IHE
    • InHolland Delft
    • Kota Delft
    • NESO
    • KBRI Belanda
    • Nuffic
    • ISSM 2008

  • Designed by:
    Wordpress themes

To The Netherlands III: Living in the Netherlands (1)

LIVING in THE NETHERLANDS

Bahasan penting:

  1. Dari Schiphol menuju tempat tinggal.
  2. Seluk-beluk transportasi publik.
  3. Hari-hari pertama
  4. How to prepare your study?
  5. How to live in NL?
  6. Medical matters.
  7. Leisure time.
  8. Connectivity (Internet, phone, etc).
  9. Is there any racism?

1.       Saya sudah keluar dari imigrasi, apa yang harus saya lakukan?

Tergantung janjian anda dengan penjemput. Jika tidak dijemput, ya langsung saja menuju loket KA. Beli tiket, turun lift ke tempat KA (ada tepat di bawah schiphol), cari platform dan tunggu kereta anda datang. INGAT: awasi dengan waspada barang bawaan anda, terutama laptop anda.

Bila janjian bertemu di meeting point. Ya berjalanlah menuju meeting point. MP adalah semacam “bangunan” bercorak kotak-kotak dengan warna merah-putih. Berikan penjemput foto anda, dan bila yang menjemput sesama orang Indonesia, ya sudah pasti bisa saling mengidentifikasikan hehehe. Apalagi dengan tas besar anda J.

2.      ABC-nya transportasi publik

Ongkos transportasi Kereta Api ke kota anda, bisa dilihat di situs www.ns.nl. Transportasi publik lainnya menggunakan system strippenkaart. Jadwal dan jenis transportasi bisa direncanakan di situs www.9292ov.nl.

Tentang KA

Ada 2 jenis seat, yaitu 1st class dan 2nd class. Beda kenyamanannya tidak banyak, tapi beda harganya bisa bikin sport jantung. Selalu beli 2nd class sajalah. Kemudian, ada 2 jenis harga, yaitu “full price” dan “discount/korting”. Discount diberikan kalau anda telah memiliki kartu abonement NS (PT KAI-nya Belanda). Anda bisa apply kartu discount saat itu juga, dan langsung bisa menikmati discount KA. Abonement 55 euros/tahun. Bawa foto dan isi formulir disana. 1 kartu discount bisa digunakan oleh 4 orang (termasuk pemegang kartu) pada saat berpergian bersama-sama. Discount card hanya bisa dipakai diatas jam 09.00 pagi (weekday) dan 24 jam selama weekend (dimulai jumat sore dan berakhir senin subuh).

Ada bermacam-macam jenis tiket seperti, one way (enkelereis), return (retour), day return (dagretour), etc. Saran saya, masuklah website NSNL diatas, dan sekaligus lihatlah demo pembelian tiket melalui vending machine. Oh ya mesin tersebut juga bisa berbahasa inggris dengan fasih lho.

Jangan coba-coba berpergian tanpa tiket ataupun membeli jenis tiket yang salah (misal memilih discount tanpa membawa kartu), anda bisa kena denda yang mahal banget kalau pas diperiksa. Selalu ada pemeriksaan diatas KA. Hanya masalah “keberuntungan” anda memilih gerbong saja (sudah dilalui pemeriksaan atau belum).

Tentang strippenkart

Ada 3 jenis, yaitu 45 strip, 15 strip, dan 2-3-8 strip. Jenis terakhir hanya bisa dibeli didalam bis/tram saja. Jadi jangan kuatir, anda masih bisa membeli tiket diatas bis, hanya saja harganya jadi lebih mahal. Selama setahun di Belanda, bisa dipastikan anda akan menggunakan paling sedikit 1 kartu dengan 45 strip. Lebih lengkap soal strippenkaart: https://www.vbn-bv.nl/ovinfo/algemeen_en.asp?vPaginaID=204

3.      Kartu kredit, perlukah?

Perlu dan tidak perlu. Untuk apply kartu kredit di Belanda, nyaris tidak mungkin. Umumnya ada persyaratan pemasukan minimum diatas 1000 euros/bulan. Jadi kalo tidak bawa dari Indonesia, ya bakal tidak ada kartu kredit. Kalau bawa kartu dari Indonesia, Tanya jelas-jelas tentang kurs penagihan, dll.

Namun jangan kuatir, hampir semua toko disini menerima debet card. Kartu yang anda terima dari Bank Belanda berfungsi sebagai debet card (Maestro) juga. Hanya anda agak sedikit kesulitan bila harus melakukan transaksi online (beli tiket, dll).

4.      Gaya hidup Belanda.

Nah ini pertanyaan yang saya sukai. Belanda bukan Paris atau Milan, jadi pakaian pun biasa-biasa saja. Bahkan untuk mahasiswa Belanda, asal baju/sweater masih layak pakai, ya mereka pakai saja tuh. Sweater ada sobek, ya dijahit sedikit. Jadi jangan khawatir dengan penampilan anda. Baju kuliah juga bebas saja, mau kaos plus celana pendek (3/4 atau bener-bener pendek) juga tidak apa-apa. Sandal jepit juga silahkan. Bisa dikatakan, pakaian mengikuti musim bukan mode. Maka, jangan sampai saltum (alias salah kostum) aja. Ya nggak apa-apa sih, Cuma malu hehehe.

Going dutch, Go by Dutch, etc adalah idiom yang sering kita denger. Intinya bayar sendiri-sendiri yaahh hehe. Kalau anda diajak ke restaurant/pub, bukan berarti mereka akan membelikan anda makanan/minuman. Pengeluaran sekecil apapun tetap saja bayar sendiri. Kecuali kalau mereka bilang bahwa mereka yang akan traktir.

Katakan “No/Nee” kalau memang tidak sesuai, jangan sungkan. Jangan berharap mereka mengerti (atau mencoba mengerti) jawaban “Ya” ala Indonesia hehehe. Jangan takut mengutarakan pendapat dan berbeda pendapat bahkan dengan profesor anda sekalipun. Asal anda punya argumen.

On time! Kalau mereka bilang jam 12.15, ya berarti jam 12.15, bahkan mereka bisa datang 5 menit lebih awal. Kalau akan terlambat, katakana di awal bukan sesudahnya.

Undangan makan/dinner hanya berlaku untuk anda, kecuali jika mereka mengatakan anda boleh membawa tamu. Jika anda membawa tamu, konfirmasikan terlebih dahulu pada tuan rumah (apakah boleh membawa tamu, berapa orang, dll).

Appointment terlebih dahulu. Usahakan selalu membuat janji jika ingin bertemu dengan seseorang (urusan study, teman, dll). Jangan langsung muncul di depan pintu.

Privacy sangat dijunjung tinggi. Topik pembahasan seperti agama, pacar/pasangan, keluarga, adalah topik yang tidak muncul pada pertemuan pertama. Khusus tentang agama (dan orientasi seksual alias hetero/homo), usahakan tidak berbicara mengenai topik ini kecuali rekan anda yang memulainya. Namun, tetap ingat etika berbicara. Artinya jangan sembarangan memberikan judgement, misalnya: atheist = bejat, homo = terkutuk, dll.

Kenali sedikit budaya teman bicara anda. Anda akan hidup & kuliah di lingkungan internasional. Masing-masing negara punya gaya bahasa dan penyampainnya.

In general, orang belanda adalah orang yang ramah dan to the point. Sopanlah & hargai pada siapa saja, apapun latar belakang pekerjaan mereka.

5.      Winter sedingin apakah?

Ada yang mengatakan bahwa salju hanya turun 10 hari di Belanda, dan panas summer (30oC keatas) hanya terjadi selama 10 hari juga. 10 hari ini bukan secara terus menerus. Winter di Belanda bisa dikategorikan sebagai “mild” dengan rata-rata suhu udara 0-7oC pada siang hari, dan dibawah 0oC pada malam hari. Belanda utara (Groningen) tentu akan lebih dingin daripada Belanda selatan (Maastricht). Jangan khawatir, tubuh anda akan dapat menyesuaikan diri dengan baik, apalagi bila anda tiba di Belanda pada saat musim gugur (Agustus-Oktober). Tergantung penyesuaian tubuh anda, baju 2 lapis (baju biasa, dan sweater tebal) plus jaket tebal ala winter, sudah cukup memadai untuk menahan dinginnya udara. Masalah terjadi bila angin bertiup kencang. Rule of thumbs, kalau anda akan berada lama di luar ruangan, ya pakailah baju lebih banyak (dalam kasus ini Long John akan berguna sekali).

TIPS: latih tubuh anda menerima cuaca dingin secara bertahap. Usahakan perbedaan suhu antara dalam ruangan dan luar tidak terlalu besar misalnya dengan membuka jendela agar ada udara segar atau heater diatur yang sedang-sedang saja. Memang lalu anda perlu selalu memakai pakaian hangat meskipun didalam ruangan (saya tahu, sungguh tidak nyaman memakai pakaian tebal & celana panjang sepanjang hari). Namun tubuh anda tidak akan terlalu kaget saat anda berpergian diluar ruangan.

6.      Makanan di Belanda?

The dutch’s way: 2 cold meals and 1 hot meals. Artinya breakfast & lunch hanya berupa roti isi saja (dengan soup untuk lunch), sedangkan untuk dinner mereka akan memasak makanan yang simple. Cara ini sangat menghemat waktu dan waktu adalah barang luxury di Belanda. Percaya atau tidak, waktu memasak mereka tidak lebih dari 1 jam saja untuk dinner. Sekedar gambaran, breakfast berupa roti isi dengan susu. Lunch roti isi dengan soup dan buah. Dinner pasta / kentang / nasi dengan salad / sosis / daging, soup juga masih muncul; tidak lupa ditutup dengan yoghurt, vlaflip (vla & yoghurt, 50-50), atau sweet dessert lainnya (cake, ice cream, dll).

Ada 2 macam roti isi, yaitu manis (selai, kacang, cokelat, dll) dan asin (daging, keju, dll). Roti juga bermacam-macam mulai dari witte brood (roti putih), bruine brood (roti cokelat, karena warnanya), roti “hitam” (variasi bruine brood), dan roggebrood.

Awalnya, hanya roti putih yang terasa enak. Namun perlu diingat, sebenarnya roti putih adalah roti yang terlalu “murni” (sedikit kandungan serat, maka lebih mudah dicerna, dan lebih tasty).

Bruine brood, merupakan pilihan umum di Belanda. Selain sangat mengenyangkan juga baik bagi pencernaan karena mengandung serat yang tinggi. Belajarlah untuk mengonsumsi jenis roti ini. Setelah seminggu, anda akan menjumpai kenikmatan menyantap roti ini (suer nggak bohong deh). Roti hitam adalah variasi ekstrim dari roti cokelat, katanya sih lebih banyak serat (debatable).

Roggebrood adalah roti yang sangat padat dan biasanya disajikan tipis-tipis (5mm). Ini adalah pasangan setianya haring. Seiris haring (plus potongan bombai) dan roggebrood hmm… enak juga lho. Roti ini sangat kaya serat dan menurut saya, agak sulit dikunyah, tapi sangat mengenyangkan sekali.

Haring adalah ikan yang dimakan mentah-mentah dengan/tanpa bawang bombai. Ukuran haring kurang lebih hampir sama dengan ikan sardin. Rasanya seperti sushi. Jangan kebayang mentahnya ya, cukup hygiene untuk disantap begitu saja kok.

Pannekoek, poffertjes, stroopwafel, dll adalah jenis snack yang anda perlu coba juga.

Setelah agak lama di Belanda, anda akan familiar dengan istilah ini ”Een patat met mayo alstublief J” alias seporsi kentang goreng (pommes frites atau patat) dengan saus mayonnaise. Makanan yang murah dan mengenyangkan (1-2 euro). 1 porsi sekitar medium-size atau large size french fries McD. Anda juga bisa minta saus curry/ketchup (jangan harap saus ini akan memberi rasa pedas), ataupun “sambal” (ya mereka juga sebut itu “sambal” meskipun tidak pedas sama sekali).

Kebab dkk, makanan ini juga ekonomis. Tidak mahal dan mengenyangkan plus halal.

Pizza juga makanan yang cukup mudah ditemukan.

7.      Seni Kuliner Belanda seperti apa ya?

Pertanyaan sulit. Sampai saat ini saya juga masih bingung kalo seandainya ada teman yang minta diantar untuk mencicipi “makanan asli” belanda. Bahkan mencari “signature dish” Belanda juga bukan pekerjaan mudah. Sejauh ini yang bisa sampaikan hanyalah aneka macam hutspot, stamppot (mashed potatoe dicampur dengan berbagai macam sayuran yang sudah dipotong kecil-kecil, dengan lauk sosis/daging dan disiram dengan saus/gravy) dan erwtensoep (dutch’s pea soup). Mencari restaurant belanda lebih sulit lagi. Apes-apesnya, beli versi ready-made dari makanan tersebut di supermarket lalu dipanaskan (microwave) saja.

Oh ya, jika anda tidak bermasalah dengan pantangan khusus, cobailah berbagai macam sosis yang ada. Sosis adalah salah satu makanan terkenalnya Eropa.

8.      Gambaran tentang harga sembako di supermarket/toko.

Okay, sekarang soal biaya hidup sehari-hari. Jika anda mau masak (tidak harus enak, bisa dilatih toch) dan mau mengikuti cara hidup lokal, maka biaya hidup juga tidak tinggi. Coba lihat dibawah ini kira-kira biaya hidupnya ya:

Karbohidrat Protein
Beras (suriname) € 2.5/4.5 Kg Ayam € 2.00/Kg
Pasta (spaghetti) € 0.15/500 Gr Sapi € 4.00/Kg
Kentang goreng € 0.78/2 Kg Babi € 3.50/Kg
Roti (bruine) 0.39 – 0.89 / loaf Domba € 6-7/Kg
Mie (agak lupa) € 1.00 / 500 Gr Ikan € 3/Kg
Indomie € .35/bungkus
Lain-lain
Sayur-sayuran Bumbu € 1 /porsi/jenis
Wortel € 1 / .5 Kg Susu € .90/2L
Tomat € .7 / .5 Kg Keju (young) € 4/Kg
Selada € 1 / buah (stuk) Selai, dll € 1/botol

Biaya diatas diambil dari toko yang menjual dengan harga paling murah dan dalam kondisi “aanbieding/reklame” alias obral. Harga normal kadang bisa 2x lipat untuk protein, kecuali pada beberapa supermarket seperti ALDI (ayam tetap € 2/Kg). Ikan merupakan jenis protein yang mahal dan harganya bervariasi menurut jenis ikan. Memang sering ada obral ikan (di openmarkt alias pasar basah/terbuka) tapi kondisi sudah tidak fresh. Rata-rata barang obral memang sudah tidak terlalu fresh, tapi masih layak makan. Beli dan taruh pada freezer, maka daging tersebut masih bisa bertahan selama beberapa waktu (hari, minggu, bahkan bulan). BTW, kalau anda makan terlalu hygiene, nanti kalau pulang ke Indonesia bakal mengalami kesulitan tuh. Tapi kalau sembarangan makan, juga hati-hati dengan gastroenteritis (keracunan makanan) ya. Urutan daging dari yang termurah sampai mahal: ayam, babi, sapi, ikan, domba. Kenapa? Karena daging domba jarang di obral, ikan juga tergantung musim.

Untuk sayur-sayuran, anda dapat membeli versi “ready-made” yaitu kombinasi sayuran yang sudah dipotong-potong misalnya untuk sup (soepgroenten) ataupun goreng/cah (roerbakgroenten). Hemat waktu, segar dan relative murah juga kok.

Bumbu saya tulis per porsi artinya, bisa per 500 gr, ataupun per satu ikat, per kotak, dlll. Untuk bumbu masakan asia & India, harga memang lebih mahal; dan barang perlu dicari di toko asia (Cina atau Indonesia). Yang agak sulit mencari bawang merah, bisa diganti dengan “sjalotjes”, awas rasanya lebih kuat dari bawang merah.

Harga selai tergantung jenis dan merek. Saran saya, beli merek supermarket tersebut, biasanya lebih murah dan rasa maupun kualitas tidak berbeda banyak. Misal anda ke C1000, ya belilah selai merek C1000. Untuk cokelat pasta, merek duopasta (atau seperti itu) biasanya murah.

WARNING: Karnemelk dengan kotak merahnya bukan berarti susu rasa strawberry. Karnemelk adalah susu yang sudah asam (banget). Beli & cicipi atas resiko sendiri ya.

Saran: bumbu masakan eropa paling mudah ditemukan dan relative lebih murah.

9.      Apakah makan nasi = mahal?

Kalau mau makan nasi dari beras suriname, ya tidak mahal banget. Tapi kalau kemudian protest (dooh kayak orang belanda aja, sedikit-sedikit complaint) dan hanya ingin beras Thailand yang wangi dan pulen, ya mahal lah. Beras Thailand bisa € 7 / 5 Kg. Beras suriname sebenarnya enak juga kok. Hanya memang tidak wangi dan sepulen beras Thailand (atau Indonesia). Bisa disiasati sebenarnya, berikan air yang lebih banyak (tergantung banyaknya beras juga, semakin banyak anda masak, jumlah perbandingan air semakin banyak). Kalau mau mendapatkan nasi yang tasty walau menggunakan beras suriname, tambahkan bawang bombai, tomat, dan telur pada saat memasaknya (thanks to Gladys & Siskha atas trick ini). Untuk membuat wangi, berikan 1-2 sendok olive oil pada saat nasi hampir tanak. Selain wangi juga sehat.

Dus, masih ngotot mau makan nasi dari beras Thailand? Ya silahkan kok J

10.   Bagaimana dengan sumber karbohidrat lainnya?

Well, dari gambaran harga sembako, sudah terlihat kan kalau kentang menjadi pilihan yang ekonomis. Selain itu kentang juga kaya serat dan cocok untuk diet. Coba baca ulasan dibawah ini (dikutip dari: http://www.hanyawanita.com/clickwok/news/news08.htm):

“Kandungan gizi kentang dalam 100 gr berat yang dapat dimakan adalah energi 83.00 kal, protein 2.00 g, lemak 0.10 g, karbohidrat 19.10 g, kalsium 11.00 mg, fosfor 56.00 g, serat 0.30 g, besi 0.70 mg, vitamin A 0.00 RE, vitamin B1 0.09 mg, vitamin B2 0.03 mg, vitamin C 16.00 mg, niacin 1.40 mg.”

Lebih lanjut:

“Nilai protein per 100 gr kentang adalah 2 gr, sedangkan nasi per 100 gr adalah 3.75 gr sehingga untuk menggantikan 100 gr nasi diperlukan 200 gr kentang. Selain itu, kalori 100 gr nasi sama dengan 200 gr kentang.”

Jadi kalau anda makan 200 Gr kentang (kenyang lho) itu sama saja anda diet 100 Gr nasi hehehehe. Kentang juga bagus untuk jantung, hati, ginjal, dll. Wah jadi promosi makan kentang nih. Iya sih, soalnya sekarang saya jadi nyandu sama yg satu ini J.

Pasta juga murah-murah. Anda bisa masak spaghetti dengan harga murah, atau bikin macaroni panggang? penne? tagliatelle? Wah macam-macam deh. Gunakan internet untuk mencari resep-resep, atau beli buku resep saat ada boekenfestijn (book festival).

11.    Tentang diet/pantangan khusus.

Harap baca label makanan, terutama makanan instant, daging giling, atau makanan kotak. Daging babi dalam bahasa belanda adalah “Varkensvlees” (varken=babi). Hal lain yang biasanya dicermati adalah penggunaan stabilizer yaitu aneka ragam “E…”. Untuk pengidap diabetes, gula dalam bahasa belanda adalah “suiker”. Pengidap darah tinggi, garam adalah “zout”. Bagi omnivora, makanan dengan bungkus bergambar hewan-hewanan adalah makanan hewan. Jangan asal sikat ya :p.

12.   Double degree memasak?

Hehehehe, kadang kami bercanda bahwa kami di belanda sebenarnya kuliah masak. Ada teman yang tidak pernah masak, eh pulang-pulang sudah pintar masak. Ada teman yang jago masak, eh pulang-pulang malah ditangisi house mates (ahhh si koki pulang huu huuu). Ada teman yang lagi belajar masak, eh malah kita support (hari ini makan gratis apalagi ya dari hasil percobaan dia hehhehe). Ada teman yang lagi malas masak, eh kita juga dukung kok (ada snack apa nih di kulkas, pizza? Cokelat? Chips?). Pokoknya, you are making friends while cooking deh qeqeqeqe. Teman = tester (hihihi kejamnya dunia … olala).

Ok, serius lagi. Salah satu ajang pertukaran informasi tentang budaya Indonesia secara santai, adalah dengan mengundang teman anda dalam dinner ala Indonesia. Jangan khawatir, nasi goreng, mie goreng, gado-gado, sudah bisa jadi senjata ampuh kok. Murah lagi kan. Memasak tidak butuh bakat, yang dibutuhkan adalah ketekunan dan rajin berlatih. Itu saja. Kreatifitasas/bakat dibutuhkan kalau anda memang berencana membuka restaurant. Tips: untuk bule, jangan masak terlalu spicy (pedas).

13.   Mungkinkah mengadakan Indonesian dinner ala 3-courses?

Mungkin. 3 course yang dimaksud disini adalah appetizer, main course, dan dessert. Tidak terlalu sulit asal anda mau “liar”/kreatif dalam menyusun menu:

Appetizer Main Course Dessert Beverage
Gado-gado Nasi goreng Pisang goreng Teh Indonesia
Rawon Rendang Kolak Jahe / ronde
Soto Sate Buah dengan kuah santan-manis Wine (syrah)

Untuk gado-gado, anda tinggal beli sayuran segar (kombinasikan sendiri berdasarkan pilihan sayur yang ada), saus kacang bisa dibuat dari pindakaas (peanut butter) yang diencerkan. Tumis bawang merah, bawang putih, lalu kasih saus kacang yg diencerkan, kecap manis, garam, gula, lombok dan beberapa sendok lemon. Jadi kan.

Kalau anda memilih rawon, soto, atau sup lainnya, sajikan sebagai sup saja, tanpa nasi ataupun lontong. Sajikan dalam porsi mangkok kecil (200-300 ml).

Bumbu sate bisa dibuat seperti bumbu gado-gado. Selain pindakaas juga bisa menggunakan “sate sauce” (ya mereka nulisnya juga gitu). “Sate sauce” memiliki rasa yang lebih manis dan asam dibandingkan pindakaas. Untuk “membakar” sate, anda bisa menggunakan heavy-based pan dengan sedikit minyak (seperti goreng kering), atau menggunakan fungsi grilling pada oven anda. Jangan lupa basahi tusuk satenya.

Nasi goreng terdengar mudah, namun percayalah, agak sulit membuat cita rasa yang “ideal”. Perlu sedikit dilatih. Termasuk didalamnya, bagaimana memperoleh bahan baku nasi yang cocok untuk nasi goreng (agak keras, tidak berair banyak).

Kolak memang agak sulit dibuat, namun bukan hal yang mustahil. Bagi saya, saya menggunakan opsi buah dengan kuah santan. Mudah sekali membuatnya. Cukup membeli beberapa macam buah segar (apel, strawberry, pisang, dll) dan di iris sesuai kebutuhan. Untuk membuat kuah, tinggal memasak santan instant (bikin asin & kental sedikit). Untuk rasa manis, cairkan gula cokelat dan buat agak kental juga, lalu dinginkan. Penyajian, potongan buah anda siram dengan santan yang panas dan terakhir berikan topping caramel gula merah yang dingin manis. Kombinasi asam buah, asin santan, dan manis gula benar-benar menarik lho. Ide ini pernah saya praktekan: http://jimbonk.blogs.friendster.com/unekunek/2006/06/raped_chicken_i.html

Wine dengan varietas Syrah memang wine yang relative cocok dengan makanan spicy. Namun kala memungkinkan, sajikan teh wangi melati a la Indonesia. Lebih berkesan.

Jangan lupa menceritakan bagaimana makanan tersebut dibuat dan pasang beberapa musik tradisional Indonesia. Tamu anda pasti akan terkesima dan terkesan. Tidak butuh kemampuan masak yang luar biasa kan dalam membuat dinner a la Indonesia.

14.   Wine, Bir, dan beberapa jenis spirit lainnya.

Kalau anda berumur minimal 16 tahun, anda dapat beli minuman beralkohol ini. Minuman ini dijual bebas dimana saja dengan rentang harga dari yang murah banget (€ 2/750 ml wine) sampai dengan mahal banget (€ 225/750 ml wine yang terkenal). Bir merupakan minuman yang murah (bahkan dibandingkan es the sekalipun) di café ataupun restaurant. Kandungan alkohol bir juga berbeda-beda mulai yang “enteng” (5%) sampai “berat” (10%), mulai dari yang rasanya mirip bir bintang seperti Heineken (lah satu trah kok), sampai yang pahit banget seperti Leffe ataupun duvel.

Wine dijual dalam berbagai macam merek yang sebagian besar tidak pernah anda lihat di Indonesia. Harganya juga murah dibandingkan di Indonesia. Jadi kalau anda sedang belajar sebagai penikmat Wine, wah benar-benar kesempatan emas. Wine yang baik/terkenal biasanya tidak terdapat didalam supermarket (kecuali beberapa jenis winery ada di Albert Hijn, supermarket mahal itu lho). Tapi sebagai pemula, wine yang ditawarkan oleh C1000 atau bahkan ALDI sekalipun cukup layak dicicipi. Tips: wine diatas € 6/botol (750 ml) sudah dianggap mahal. Mulailah dengan wine kelas € 2-5/botol. Lalu perlahan meningkat ke Lindemans, Chablis, Châteauneuf-du-Pape, Chianti Classico, dll, & ditutup dengan top Bordeaux (kalau sanggup membeli).

Martini, genever, scotch, whisky, Bacardi, brandy, dll juga bisa ditemukan. Tapi beware, kandungan alcohol tinggi. Oh ya, anda juga bisa menemukan “Pisang Ambon” ataupun “Pisang Senang”. Yang tidak bisa ditemukan adalah tuak hehehe.

Tips: untuk menghilangkan hangover (stupid man, minum kok sampai mabuk), ada berbagai macam cara. Misalnya minum kopi pahit diakhir acara minum. Tapi cara yang saya sukai adalah minum air putih sebanyak mungkin, minum Vitamin B (12, kompleks, dll, terserah; biasanya saya yg Vit B kompleks), dan tidur 8 jam. Ingat Alkohol menyebabkan tubuh kekurangan cairan dan mengambil Vit B didalam tubuh. Anda tahu yang terbaik bagi anda. Jangan mabuk, itu pesan saya! Bila bertentangan dengan keyakinan anda, jangan minum.

15.   Ganja dan sejenisnya.

Ada 2 macam drugs, yaitu soft drugs (ganja, hashis, dll) dan hard drugs (morfin, dll). Mengonsumsi soft drugs adalah legal di Belanda. Tapi bukan berarti anda akan menyia-nyiakan uang dan hidup anda dengan hal tersebut kan? Ingat juga lho, anda harus pulang kembali ke Indonesia. Lah kalau sudah sampai kecanduan, gimana nantinya di Indonesia? Mengisap ganja juga tidak bisa disembarang tempat. Hanya di “coffee shop”. Sebisa mungkin, jauhi yang satu ini ok.

Powered by WordPress .::. Designed by SiteGround Web Hosting .::. Customized by Divisi Website PPI Delft

cssandhtml